Lenovo Tab Plus Gen 2 bukan tablet Android biasa. Perangkat ini dirancang seperti pusat hiburan pribadi dengan layar besar, sistem audio JBL sembilan unit, baterai berkapasitas tinggi, dan kickstand cincin yang dapat diputar 360 derajat. Jika sebagian besar tablet berlomba menawarkan bodi tipis dan performa tinggi, Lenovo mengambil arah yang berbeda: membuat tablet yang dapat menggantikan speaker Bluetooth di ruang keluarga.
Dalam video referensi dari Gadgetin, tablet ini diuji dari berbagai sisi. Kualitas suaranya dibandingkan dengan beberapa perangkat lain, kickstand-nya digunakan dalam beberapa posisi, dan performanya dicoba untuk bermain game. Hasilnya menarik karena Lenovo Tab Plus Gen 2 mempunyai keunggulan yang sangat jelas, tetapi juga membawa kompromi yang tidak boleh diabaikan.
Artikel ini membahas spesifikasi, fitur, pengalaman penggunaan, kelebihan, kekurangan, serta calon pengguna yang paling cocok dengan tablet tersebut. Informasi harga dan ketersediaan perlu dipastikan kembali melalui penjual resmi karena dapat berbeda berdasarkan negara, konfigurasi, pajak, dan waktu peluncuran.

Sumber gambar: video referensi Gadgetin di YouTube. Gunakan aset resmi atau gambar yang memiliki izin publikasi ketika artikel diterbitkan.
Daftar Isi
1.Apa yang membuat Lenovo Tab Plus Gen 2 berbeda?
3.Kualitas audio JBL sembilan unit
4.Kickstand cincin yang sangat fleksibel
5.Layar 12,1 inci untuk hiburan
6.Performa untuk game dan multitasking
8.Fitur software dan konektivitas
9.Kekurangan yang perlu diketahui
10.Siapa yang cocok membeli tablet ini?
11.Kesimpulan
Apa yang Membuat Lenovo Tab Plus Gen 2 Berbeda?
Perbedaan paling besar terletak pada pendekatan audionya. Lenovo memasang sistem JBL 9-unit Pro Speaker yang terdiri dari empat tweeter, tiga woofer, dan dua passive radiator. Total sistem tersebut memiliki daya hingga 48 watt menurut informasi resmi Lenovo.
Konfigurasi itu jauh lebih kompleks dibandingkan speaker stereo standar pada tablet. Tujuannya bukan sekadar menghasilkan suara yang terdengar keras, tetapi menciptakan suara yang lebih penuh, bass yang lebih terasa, vokal yang lebih jelas, dan persebaran audio yang mampu mengisi ruangan.
Tablet ini juga memiliki Bluetooth Speaker Mode. Artinya, pengguna dapat menghubungkan smartphone atau perangkat lain melalui Bluetooth dan memakai Lenovo Tab Plus Gen 2 seperti speaker nirkabel. Fitur tersebut menjadikan tablet ini perangkat dua fungsi: layar besar untuk menonton dan speaker terpisah untuk mendengarkan musik.
Bagi pembaca yang sedang membandingkan tablet berdasarkan kebutuhan, bukan hanya spesifikasi, Anda dapat membaca panduan tips memilih tablet dan smartphone di Gadget Tips.
Spesifikasi Utama
Berikut ringkasan spesifikasi Lenovo Tab Plus Gen 2 berdasarkan halaman resmi Lenovo, siaran pers, serta pengujian dalam video referensi.
| Komponen | Spesifikasi |
| Layar | 12,1 inci LCD, resolusi 2.5K atau 2560 × 1600 piksel |
| Refresh rate | 120 Hz |
| Fitur layar | HDR10 dan Dolby Vision |
| Kecerahan | Hingga 800 nits dalam High Brightness Mode |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400 octa-core |
| RAM | Tersedia dalam beberapa konfigurasi, termasuk 8 GB |
| Penyimpanan | 128 GB atau 256 GB, dapat diperluas dengan MicroSD |
| Audio | JBL 9-unit Pro Speaker, Dolby Atmos, daya hingga 48 watt |
| Baterai | 10.200 mAh |
| Pengisian | Fast charging hingga 45 watt |
| Kamera depan | 8 MP, dirancang untuk posisi landscape |
| Kamera belakang | 13 MP autofocus |
| Port | USB Type-C 2.0 dan slot MicroSD |
| Konektivitas | Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.4 |
| Sistem operasi | Android 16 dengan ZUI |
| Bobot | Sekitar 775 gram |
| Kickstand | Cincin logam dengan rotasi 360 derajat |
Perlu diperhatikan bahwa konfigurasi RAM dan penyimpanan dapat berbeda berdasarkan wilayah. Lenovo juga menjelaskan bahwa kapasitas penyimpanan yang dapat digunakan akan lebih kecil daripada angka nominal karena sebagian ruang dipakai sistem operasi dan aplikasi bawaan.
Kualitas Audio JBL Sembilan Unit
Suara yang menjadi daya tarik utama
Jika kualitas audio menjadi prioritas, Lenovo Tab Plus Gen 2 memiliki alasan kuat untuk diperhatikan. Sistem sembilan speaker-nya menggunakan susunan khusus yang dirancang untuk menghasilkan pemisahan suara lebih baik. Empat tweeter menangani frekuensi tinggi, sedangkan tiga woofer dan dua passive radiator membantu memperkuat frekuensi rendah.
Dalam video Gadgetin, suara tablet dibandingkan dengan iPad, MacBook Pro 16 inci, beberapa speaker Bluetooth, dan speaker televisi. Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa suara tablet terasa besar untuk ukuran perangkat yang masih dapat dibawa berpindah tempat. Bass terdengar lebih dalam daripada tablet biasa, sementara volume maksimalnya cukup untuk penggunaan di kamar atau ruang keluarga.
Tentu saja, penilaian suara tetap memiliki unsur subjektif. Selera terhadap bass, vokal, detail, dan karakter treble berbeda pada setiap orang. Namun, konfigurasi hardware-nya memberi dasar yang kuat bagi klaim Lenovo bahwa tablet ini dibuat sebagai perangkat hiburan.
Dolby Atmos dan mode audio
Lenovo Tab Plus Gen 2 mendukung tuning Dolby Atmos serta pemrosesan Dolby Audio. Lenovo menyediakan beberapa mode suara, seperti Dynamic, Movie, dan Music, sehingga karakter audio dapat disesuaikan dengan konten.
Untuk film, mode Movie dapat membantu dialog terdengar lebih menonjol. Untuk musik, pengguna mungkin lebih menyukai mode Music atau pengaturan equalizer. Fitur seperti ini berguna karena satu profil suara tidak selalu cocok untuk podcast, film, game, dan lagu.

Kickstand Cincin yang Sangat Fleksibel
Pada bagian belakang terdapat kickstand berbentuk cincin logam. Tidak seperti penyangga lipat sederhana yang hanya memiliki satu atau dua posisi, cincin ini dapat berputar 360 derajat. Pengguna bisa memakainya dalam mode landscape, portrait, miring, atau bahkan menggantung tablet pada kait yang sesuai.
Desain tersebut terasa praktis untuk beberapa skenario. Saat menonton film, tablet dapat berdiri tanpa membutuhkan casing tambahan. Di dapur, perangkat dapat diposisikan untuk mengikuti resep. Di kamar, tablet dapat diletakkan pada sudut yang nyaman untuk menonton. Ketika digunakan sebagai speaker Bluetooth, posisi berdiri juga membantu mengarahkan suara ke ruangan.
Dalam video referensi, engsel cincin terlihat kokoh dan memiliki sensasi klik yang meyakinkan ketika diputar. Meski demikian, ketahanan jangka panjang tetap bergantung pada kualitas engsel dan cara pengguna memperlakukannya. Kickstand sebaiknya tidak dijadikan pegangan utama saat tablet diangkat.
Layar 12,1 Inci untuk Hiburan
Layar 12,1 inci dengan resolusi 2.5K menawarkan bidang pandang luas untuk streaming, membaca komik, bermain game, dan membuka dua aplikasi secara bersamaan. Resolusi 2560 × 1600 piksel membuat teks dan gambar terlihat lebih tajam daripada panel dengan resolusi lebih rendah.
Refresh rate 120 Hz juga membantu animasi antarmuka terlihat lebih halus. Perbedaannya dapat terasa ketika menggulir halaman, berpindah menu, atau bermain game yang mendukung frame rate tinggi. Lenovo juga mencantumkan dukungan HDR10 dan Dolby Vision untuk konten yang kompatibel.
Kecerahan hingga 800 nits dalam High Brightness Mode berpotensi membantu penggunaan di area terang. Namun, tingkat kecerahan sebenarnya dapat dipengaruhi mode layar, suhu perangkat, dan kondisi lingkungan. Dukungan Dolby Vision juga tidak selalu berarti semua aplikasi otomatis menampilkan konten dalam format tersebut. Kompatibilitas layanan streaming dan optimasi software tetap diperlukan.
Performa untuk Game dan Multitasking
MediaTek Dimensity 7400 menempatkan tablet ini di kelas menengah. Chipset tersebut cukup menjanjikan untuk aplikasi harian, streaming, browsing, video call, dan multitasking ringan sampai menengah. RAM 8 GB juga membantu pengguna berpindah antara beberapa aplikasi tanpa harus terlalu sering memuat ulang.
Dalam pengujian video, game Genshin Impact berjalan sekitar 40 frame per detik pada pengaturan grafis rendah. Mobile Legends dapat mencapai sekitar 90 frame per detik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tablet ini mampu bermain game populer, tetapi bukan perangkat yang dirancang khusus untuk mengejar performa grafis tertinggi.
Pengguna yang ingin memainkan game berat dengan kualitas ultra mungkin akan lebih cocok memilih tablet dengan chipset kelas flagship. Sebaliknya, bagi pengguna yang lebih sering menonton film, mendengarkan musik, membaca, dan bermain game kompetitif ringan, performanya sudah cukup masuk akal.
Baterai dan Pengisian Daya
Baterai berkapasitas 10.200 mAh merupakan salah satu kelebihan tablet ini. Lenovo menyebutkan dukungan pemutaran YouTube hingga 15 jam dalam kondisi pengujian tertentu, tetapi daya tahan nyata akan berubah sesuai kecerahan layar, jaringan, konfigurasi, aplikasi, dan pola penggunaan.
Pengisian cepat hingga 45 watt dapat membantu memperpendek waktu menunggu. Pengguna tetap perlu memastikan memakai pengisi daya yang kompatibel dengan standar yang didukung. Kecepatan pengisian maksimum tidak akan meningkat hanya karena menggunakan adaptor dengan daya lebih tinggi.
Baterai besar membawa konsekuensi terhadap bobot dan ukuran. Lenovo Tab Plus Gen 2 memiliki berat sekitar 775 gram dan bagian speaker membuat bodinya lebih tebal di area tertentu. Ini adalah kompromi yang wajar untuk perangkat dengan sistem audio besar, tetapi tetap harus dipertimbangkan oleh calon pembeli.
Fitur Software dan Konektivitas
Tablet ini diluncurkan dengan Android 16 dan antarmuka ZUI. Lenovo menyatakan rencana dua kali pembaruan sistem operasi hingga Android 18 serta pembaruan keamanan selama empat tahun hingga 2030. Dukungan software yang panjang dapat meningkatkan nilai pakai perangkat, khususnya bagi pengguna yang ingin memakai tablet selama beberapa tahun.
Fitur Smart Connect memungkinkan tablet terhubung dengan PC, smartphone, dan perangkat lain untuk berbagi konten, melakukan streaming aplikasi, atau memperluas ruang kerja. Lenovo juga menawarkan AI Live Transcript untuk caption dan terjemahan real-time dalam lebih dari 40 bahasa, dengan batas penggunaan gratis tertentu berdasarkan informasi produk resminya.
Port USB Type-C yang digunakan masih USB 2.0. Kekurangan ini penting karena USB 2.0 tidak memberikan kecepatan transfer setinggi standar yang lebih baru dan tidak mendukung semua skenario display out. Tablet ini lebih tepat dipandang sebagai perangkat hiburan mandiri daripada pengganti laptop dengan koneksi monitor yang lengkap.
Kekurangan yang Perlu Diketahui
Bobotnya berat untuk membaca lama
Bobot sekitar 775 gram bukan masalah ketika tablet diletakkan di meja, disangga kickstand, atau dipakai menonton. Masalah muncul ketika perangkat dipegang langsung dalam waktu lama. Untuk membaca ebook di tempat tidur atau menjelajah media sosial sambil berbaring, tablet ini dapat cepat terasa melelahkan.
Bodi tebal pada area speaker
Sistem audio besar membutuhkan ruang. Karena itu, perangkat ini tidak setipis tablet yang hanya menggunakan dua atau empat speaker kecil. Desain tersebut memperkuat suara, tetapi mengurangi kesan ringan dan ringkas.
Tidak ada headphone jack
Absennya jack audio 3,5 mm terasa ironis pada tablet yang mempromosikan pengalaman suara. Pengguna headphone kabel harus memakai adaptor atau beralih ke perangkat Bluetooth. Bagi sebagian orang, ini bukan masalah besar, tetapi bagi pemilik headphone kabel berkualitas, port tersebut tetap penting.
Performa grafis bukan yang tertinggi
Dimensity 7400 cukup untuk penggunaan umum dan game populer, tetapi tidak dibuat untuk performa flagship. Pengaturan grafis rendah atau menengah mungkin diperlukan pada game berat agar frame rate tetap stabil.
Harga dan ketersediaan perlu dikonfirmasi
Siaran pers Lenovo menyebutkan harga awal global sekitar 399,99 dolar Amerika di pasar tertentu, sedangkan video referensi membahas perkiraan harga di kisaran tujuh jutaan rupiah. Angka tersebut bukan jaminan harga resmi Indonesia. Pajak, distributor, konfigurasi memori, dan promosi dapat mengubah harga di pasar lokal.
Siapa yang Cocok Membeli Tablet Ini?
Lenovo Tab Plus Gen 2 cocok untuk pengguna yang mengutamakan hiburan rumahan. Tablet ini menarik bagi keluarga yang sering menonton film, pemilik rumah yang membutuhkan speaker tambahan, mahasiswa yang ingin layar besar untuk multimedia, serta pengguna yang menyukai desain kickstand fleksibel.
Perangkat ini juga cocok bagi orang yang menginginkan tablet dengan karakter berbeda. Jika tujuan utama Anda adalah membaca sambil memegang tablet, bekerja dengan monitor eksternal, atau bermain game berat pada grafis tertinggi, ada pilihan lain yang mungkin lebih sesuai.
Sebelum mengambil keputusan, bandingkan juga kebutuhan aksesori. Tab Pen Plus dan keyboard dapat memperluas fungsi perangkat, tetapi aksesori tertentu dijual terpisah dan ketersediaannya dapat berbeda berdasarkan wilayah. Informasi pembelian sebaiknya diperiksa pada halaman resmi Lenovo Tab Plus Gen 2.
Kesimpulan
Lenovo Tab Plus Gen 2 adalah tablet yang berani mengambil jalur berbeda. Kekuatan utamanya bukan sekadar layar 12,1 inci atau chipset Dimensity 7400, melainkan kombinasi sistem audio JBL sembilan unit, dukungan Dolby, Bluetooth Speaker Mode, baterai 10.200 mAh, dan kickstand cincin 360 derajat.
Kualitas audio yang besar membuat perangkat ini menarik untuk menonton film, mendengarkan musik, dan mengisi suasana ruangan tanpa speaker tambahan. Kickstand-nya juga lebih fleksibel daripada penyangga tablet konvensional. Dukungan software hingga 2030 semakin memperkuat daya tarik jangka panjangnya.
Namun, tablet ini bukan pilihan sempurna untuk semua orang. Bobot sekitar 775 gram, bodi yang tebal di area speaker, port USB 2.0, absennya headphone jack, serta performa grafis kelas menengah merupakan kompromi yang harus diterima.
Kesimpulan akhirnya sederhana: Lenovo Tab Plus Gen 2 sangat layak dipertimbangkan jika Anda menginginkan tablet hiburan dengan suara terbaik dan desain penyangga yang unik. Akan tetapi, bila Anda mencari tablet ringan untuk membaca, perangkat produktivitas profesional, atau mesin gaming flagship, sebaiknya bandingkan beberapa alternatif terlebih dahulu.
Referensi
[1] Lenovo Tab Plus Gen 2 – halaman produk resmi
[2] Lenovo Tab Plus Gen 2 – siaran pers dan spesifikasi resmi di Business Wire